TRAINING KONTROL DAN EVALUASI MANAJEMEN PERBANKAN

TRAINING KONTROL DAN EVALUASI MANAJEMEN

PERBANKAN

PELATIHAN KONTROL DAN EVALUASI MANAJEMEN PERBANKAN

KONTROL DAN EVALUASI MANAJEMEN PERBANKAN

Overview TRAINING KONTROL DAN EVALUASI MANAJEMEN PERBANKAN

Macam-macam Sistem KONTROL DAN EVALUASI MANAJEMEN PERBANKAN, yaitu:

  • Evaluating Top Management And Board Of Directors
    Melalui strategi ini, audit, kompensasi, BOD mengevaluasi performansi kerja dari CEO dan top management team.      Performansi perusahaan binilai dari profitnya dengan menggunakan pengukuran ROI, ROE, EPS, atau shareholder value.
  • Management Audit
    Sangat berguna bagi BOD dalam mengevaluasi penanganan manajemen dalam banyak aktivitas perusahaan.
  • Strategic Audit
    Menyediakan checklist pertanyaan pertanyaan baik untuk area tertentu atau bila ada masalah, dimana dapat menemtukan analisis sistematik dari banyak fungsi perusahaan dan aktivitas yang dilakukan.
  • Primary Measures Of Divisional And Functional Performance
    Sistem kontrol dapat ditentukan dengan memonitor fungis fungsi spesific, project atau divisi. Responsibility centre digunakan untuk memisahkan sebuah unit yang dapat dievaluasi secara terpisah dari unit unit lainnya.

Beberapa tipe yang menetukan cara perusahaan mengukur control system baik jasa atau produk;
Standard cost centers : secara umum digunakan dalam industri manufaktur, standard cost telah terkomputerisasi untuk setiap operasi dan berbasis data historis.

  •  Revenue centers : dengan revenue center , produksi, umumnya hubungannya dengan unit atau dollar, diukur tanpa memikirkan resources cost (gaji). Hal ini lebih memetingkan efektivitas lebih dari efisiensi.
  • Expense centers : sumber daya yang diukur dalam dollar, tanpa mempertimbangkan untuk biaya produk atau jasa.
  • Profit centers : performansi yang diukur dengan hubungannya differensiasi antara revenue dan expenditur.
  • Invesment centers : diukur dengan hubungan differensiasi antara sumber daya dengan servis atau produk itu sendiri.

Using Benchmarking to Evaluate Performance

  • Benchmarking adalah proses mengukur produk, services dan pelatihan terhadap kompetitor yg terkuat atau perusahaan yang dikenal sebagai pemimpin industri. Proses benchmarking biasanya meliputi beberapa langkah dibawah ini;
  1. Mengidentifikasi area atau proses yang akan diteliti
  2. Menemukan sikap dan output yang diukur dari area atau proses dan mendapatkan pengukuran yang tepat.
  3. Memilih akses dari kompetitor dan prusahan perusahaan terbaik yang akan kita hadapi untuk dibenchmark
  4. Mengkalkulasikan diffrensiasi diantara performansi perusahaan perusahaan yang akan diukur dan prusahan perusahaan terbaik dan menentukan kenapa bisa ada differensiasi.
  5. Mengembangkan taktikal program untuk menutup gap dalam performansi
  6. Mengimplementasikan program dan kemudian membandingkan hasilnya pengukuran yang baru dengan kompetitor.

International Measurement Issues
Ada tiga teknik yang sering digunakan untuk performansi internasional yaitu ROI, budget analisys dan perbandingan histori.

  1. Strategic Information System
    Sebelum pengukuran performansi berdampak pada manajemen strategik, mereka terlebih dahulu dikomunikasikan dengan orang orang yang bertanggung jawab untuk formulasi dan implementasi rencana strategik. Disini strategic information system berperan, strategic information system bisa berupa computer based, manual formal atau informasi
  2.  Enterprise resource planning (ERP)
    ERP menggabungkan semua aktivitas bisinis dalam suatu perusahaan, dari proses order ke produksi, dengan sebuah software. Tapi tidak semua ERP dapat bekerja di setiap perusahaan, ada tiga alasan mengapa erp dapat gagal;
  • Kurangnya penyesuaian dari software agar dapat bekerja di perusahaan
  • Terbatasnya pelatihan
  • Kurangnya dukungan untuk pengimplementasian

Problems in measuring performance

  • Short term orientation
    Top executive menjelaskan bahwa dalam banyak situasi, mereka tidak selalu menganalisa implikasi jangka panjang dari operasa saat ini dalam strategi yang telah mereka adopsi dari dampak operasional strategu di misi perusahaan. Evaluasi jangka panjang lebih sering tidak dilakukan karena eksekutif ;
  • Tidak sadar akan pentingnya
  • Percaya bahwa pemikiran jangka pendek lebih penting daripada jangka panjang
  • Tidak mengevaluasi basis jangka panjang secara personal
  • Tidak ada waktu untuk membuat analisis jangka panjang
  • Goal Displacement
    adalah kekeliruan dengan arti jalan buntu dan terjadi pada saat aktivitas berusaha menolong manajer untuk mendapatkan tujuan perusahaan menjadi buntu bagi mereka sendiri. Ada dua tipe dari perubahan tujuan yaitu behavior substitution dan suboptimization
  • Behavior subtitution
    Fenomena ketika aktifitas yang merupakan orang pengganti tidak bekerja untuk aktivitas pencapaian sasaran tetapi apada akhirnya mereka pasti dalam pencapaian sasaran karena aktivitas yang berbeda diberi reward
  • Suboptimization
    Fenomena dari pengoptimalan sebuah unit untuk mencapai sasaran dengan kerugian perusahaan secara menyeluruh.
  • Guidelines for proper control
  1. Kontrol seharusnya melibatkan hanya jumlah minimum informasi yang dibutuhkan untuk memberikan gambaran kejadian
  2. Kontrol seharusnya memonitor hanya arti dari aktivitas dan hasil, tanpa memeperhatikan tingkat kesulitan pengkuran
  3. Kontrol seharusnya diatur dengan waktu sehingga dapat membuat tindakan korektif dan dapat diambil langkah sebelum telat
  4. Kontrol Jangka panjang dan jangka pendek seharusnya digunakan
  5. Kontrol seharusnya menunjuk pada pengecualian
  6. Menekankan pada reward jika memenuhi standard dan sebaliknya

Strategic incentive management

Ada tiga pendekatan yang disusun untuk membantu mencocokkan pengukuran dan reward dengan explicit strategic objectives dan time frame;

  1. Weighted factor method : pada umumnya digunakan untuk mengukur dan memberi reward jika performansi untuk top SBU manajer dan sekelasnya jika faktor performansi dan kepentingannya berubah rubah dari satu SBU ke lainnya.
  2. Long term evaluation method :berdasarkan performansu untuk jangka panjang
  3. Strategic fund method : strategi ini mendorong eksekutif untuk melihat pengeluaran untuk pengembangan yang berbeda dari pengeluaran yang dibutuhkan untuk operasi ini.

Kesimpulan

Evaluasi dan kontrol adalah salah satu bagian yang tersulit dalam manajemen strategik, tidak tahu berapa pengukuran yang dibutuhkan agar kita mengerti dengan jelas. Oleh karena itu kita tidak saja butuh pengukuran secara tradisional yaitu dengan ROI atau EPS tapi juga menggunakan EVA, MVA atau balanced scorecard. Pengukuran performansi dapat dan bisa dilakukan dengan hasil jangka pendek yang berorientasi tindakan dan goal displacement. Maka dari itu para ahli menyarankan menggunakan pengukuran multiple hanya jika menghasilkan kejadian yangsesuai dengan gambaran yang dapat dipertanggung jawabkan

Jadwal Pelatihan Lokal Media Training 2021 :

5-7 Januari 2021 | 19-21 Januari 2021 | 26-28 Januari 2021

9-10 Februari 2021 | 23-25 Februari 2021

9-11 Maret 2021 | 23-25 Maret 2021

6-8 April 2021 | 20-22 April 2021 | 27-29 April 2021

4-6 Mei 2021 | 11-13 Mei 2021 | 18-20 Mei 2021 | 25-27 Mei 2021

8-10 Juni 2021 | 22-24 Juni 2021

13-15 Juli 2021 | 20-22 Juli 2021

3-5 Agustus 2021 | 24-26 Agustus 2021

7-9 September 2021 | 21-23 September 2021

5-7 Oktober 2021 | 19-21 Oktober 2021

9-11 November 2021 | 23-25 November 2021

7-9 Desember 2021 | 14-16 Desember 2021 | 21-23 Desember 2021

Jadwal Pelatihan Lokal Media Training 2022 :

18 – 20 Januari 2022 | 25 – 27 Januari 2022

8 – 10  Februari 2022 | 15 – 17 Februari 2022 | 22 – 24 Februari 2022

2 – 4 Maret 2022 | 8 – 10 Maret 2022 | 15 – 17 Maret 2022 | 22 – 24 Maret 2022  | 29 – 31 Maret 2022

5 – 7 April 2022 | 19 – 21 April 2022

10 -12 Mei 2022 | 17 – 19 Mei 2022 | 24 – 26 Mei 2022

7 – 9 Juni 2022 | 14 – 16 Juni 2022 | 21 – 23 Juni 2022 | 28 – 30 Juni 2022

5 – 7 Juli 2022 | 12 – 14 Juli 2022 | 26 – 28 Juli 2022

2 – 4 Agustus 2022 | 9 – 11 Agustus 2022 | 23 – 25 Agustus 2022

6 – 8 September 2022 | 13 – 15 September 2022 | 20 – 22 September 2022 | 27 – 29 September 2022

4 – 6 Oktober 2022 | 11 – 13 Oktober 2022 | 18 – 20 Oktober 2022 | 25 – 27 Oktober 2022

1 – 3 November 2022 | 8 – 10 November 2022  | 15 –  17 November 2022 | 22 – 24 November 2022

6 – 8 Desember 2022 | 13 – 15 Desember 2022  | 20 – 22 Desember 2022 | 27 – 29 Desember 2022

TEMPAT PELAKSANAAN PELATIHAN

  • REGULER TRAINING
    • YOGYAKARTA
    • JAKARTA
    • BANDUNG
    • MALANG
    • SURABAYA
    • BALI
    • LOMBOK – NTB
  • IN HOUSE TRAINING
  • ONLINE TRAINING VIA ZOOM

Note :

Waktu dan tempat pelaksanaan pelatihan bisa kami sesuaikan dengan kebutuhan peserta.

Investasi Pelatihan Lokal Media Training:

  1. Investasipelatihan selama tiga hari tersebut menyesuaikan dengan jumlah peserta
  2. Apabila perusahaan membutuhkan paket in house training, anggaran investasi pelatihan dapat menyesuaikan dengan anggaran perusahaan.

Fasilitas Pelatihan di Lokal Media Training:

  1. FREE Airport pickup service (Gratis Antar jemput Hotel/Bandara)
  2. FREE Akomodasi ke tempat pelatihan bagi peserta
  3. Module / Handout
  4. FREE Flashdisk
  5. Sertifikat
  6. FREE Bag or bagpackers (Tas Training)
  7. Training Kit (Dokumentasi photo, Blocknote, ATK, etc)
  8. 2xCoffe Break & 1 Lunch, Dinner
  9. FREE Souvenir Exclusive
  10. Training room full AC and Multimedia